Make your own free website on Tripod.com
Kembali
 

i.
api logika itu
telah membakar sayap takwaku
di titian kata-kata keliru,
dan lihatlah merah panasnya
mencabar makna.

ii.
di bawah bumbungan musim baru
di celah rimbunan suara perangsang
dan di atas dahan kepintaran
seberkas iman
telah terurai di jari dogma,
tapi keakuanku kini
mulai rajin mencari diri.

iii.
duhai waktu dulu
aku kini berbalik mengenangmu
kembali duduk di tikar budaya
kembali berteduh di payung agama,
ini rantai kalimah
kan kuikat ke pinggang peribadi,
ini intan ajaran
kan kugantung di leher akal.

 

tutup

1